Grup Anti-Syiah Facebook Berubah Menjadi Persatuan Islam

Kekacauan sebagian umat Islam dalam perang dunia maya (dan fana)—khususnya Facebook—semakin menjadi-jadi. Debat kusir, caci-maki, sumpah serapah, menjadi lazim dilakukan oleh kedua belah pihak yang mengaku mengatasnamakan mazhabnya. Ya, mereka hanya mengatasnamakan mazhab (apapun namanya) dan lebih buruknya mereka mengutamakan emosi.

Saya menaruh kecurigaan besar atas adanya pihak tertentu yang bermain. Mungkin tidak semuanya, karena sebagian lain bisa saja benar-benar “tulus” memperjuangkan keyakinan fanatiknya. Tapi secara tidak sadar, mereka semakin mempermulus jalan musuh Islam untuk mengacaukan umat Islam.

Profil Palsu

Saya akan berikan contoh kecil. Pencarian (tanggal 2 Februari 2010) dengan nama “Moshe Levin” akan menghasilkan 27 akun termasuk sedikitnya 3 (tiga) akun dengan profile picture sama seperti di bawah ini:

Profil pertama sepertinya asli orang Israel, dengan alamat http://www.facebook.com/molevin. Tapi dua akun sisanya adalah palsu; yang pertama wall-nya kosong dan bisa di-add tapi yang kedua tidak bisa di-add (tapi memiliki dua teman, salah satunya creator grup ๑۩۞۩๑ INILAH SYIAH (& PENJELASANNYA) ๑۩۞۩๑) dengan tampilan wall seperti di bawah ini (klik untuk perbesar):

Sebagaimana yang terlihat, ia masuk ke beberapa grup. Dia masuk ke grup anti-Syiah dan memuji apa yang dilakukan oleh administrator, kemudian masuk ke grup ahlusunah dan menaruh tulisan tentang kesamaan ajaran Yahudi dengan Islam suni, dan seterusnya dan seterusnya… Ciri-ciri pengadu-domba seperti ini biasanya membuat akun-akun baru dengan foto palsu, karena tidak berani menampilkan identitasnya.

Akun dan Grup Adu Domba

Selain itu, dibuat pula akun dan grup baru dengan bermacam-macam nama, mulai dari yang norak hingga yang konyol. Seperti misalnya sebuah grup bernama Habib-Habib Persia Gadungan Sesat Pecinta Mu’tah & Agen Shyetan. Sebagai gambar grup mereka memasang foto Habib Munzir Al-Musawa. Anda yang menilai sendiri, para pembuat grup ini masuk ke dalam kelompok yang mana. Tapi yang jelas mereka adalah pengecut. Nama-nama adminnya adalah Allahumma Shalli ‘ala Muhammad, Pecinta Islam Yang Benar, dan Muhammad Nabi. Administrator yang sama juga membuat grup lain yang lebih konyol bernama FPI Ternyata SYIAH!

Tidak selesai sampai di situ. “Keanehan” kembali muncul dengan adanya grup bernama DERETAN ORANG SYIAH BERTAQIYAH ANTI SYIAH UNTUK MENYEMBUNYIKAN INDENTITAS. Grup ini menulis beberapa nama akun Facebook orang-orang yang aktif menyuarakan anti-Syiah tapi menyebutnya sebagai seorang Syiah yang pura-pura menunjukkan kebencian terhadap Syiah. Aneh kan?! (Klik untuk perbesar gambar).

Beberapa nama dalam daftar tersebut berasal dari kalangan jammaah, yang mungkin saja grup ini bertendensi untuk memecah jammaah khususnya Alawiyin (terlihat dari pelecehan terhadap seorang habib bermazhab Suni). Lagi-lagi administrator grup ini (Abu Khalid الشجعان) tidak berani menampilkan wajah (mungkin karena pengecut atau karena fatwa ekstrimis Wahabi yang mengharamkan foto). Grup dan admin pun mengarahkan link situs jemaah Wahabi takfiriah.

Menjadi Persatuan Islam

Tapi kemarin saya mendapat kabar. Sebuah grup yang awalnya bernama ANTI SYI’AH telah merubah namanya. Saya tidak punya screenshot untuk grup ini karena sebelumnya saya hanya pernah lihat sekilas dan tidak ikut bergabung. Saya pun tidak punya informasi siapa creator dan administrator sebelumnya. Kabar melalui mesagge itu mengatakan bahwa grup tersebut berubah nama menjadi PEMUDA ALAWIYYIN CINTA PERDAMAIAN DAN PERSATUAN SUNNI-SYIAH. Sekarang grup ini hanya memiliki dua administrator (tanpa sepengetahuan saya sebelumnya, grup ini me-link blog saya).

Saya tidak punya banyak informasi sebab-musabab bagaimana grup ini bisa berubah. Di wall grup memang ada seseorang dengan nama Amy Coz Amboradol yang mengatakan “ga ridho milik saya anda rebut”. Tapi saya sudah mencoba mengklarifikasi kepada administrator sekarang untuk menceritakan bagaimana kejadiannya

Ia mengatakan bahwa sebelumnya diajak untuk jadi administrator. Untuk beberapa lama ia menghujat Syiah dengan meng-copy-paste dari situs Wahabi yang anti-Syiah. Setelah beberapa hari ia diminta (seorang ikhwan) untuk membaca buku Syiah yang asli dan selanjutnya dilakukan pertemuan serta diskusi dengan ustaz perwakilan Syiah dan Suni, yang keduanya dari kalangan Alawiyin. Cerita berhenti sampai di sini.

Tugas Utama

Mungkin kedua pihak sudah bisa saling memahami mengenai betapa tidak manfaatnya debat-kusir dan caci-maki yang dilakukan selama ini. Semua dalil dan bukti yang disampaikan paling tidak hanya mampu masuk ke akal, dan bukan ke hati. Musuh-musuh Islam yang berkedok Islam hanya melihat dengan tertawa.

Dalam ceramahnya, Habib Umar bin Hafiz mengatakan bahwa seseorang yang mengaku sebagai Syiah dan mengikuti Imam Ja’far as. tidak boleh dikafirkan. Diakhir ceramahnya tersebut Habib Umar menegaskan bahwa kita punya tugas utama yakni menjaga putra-putri kita dari pihak yang berusaha mengeluarkan mereka dari agama Islam. (Lihat: Habib Umar bin Hafiz Bicara tentang Syiah)

Situs albayyinat.net yang menampilkan surat para habaib kepada ustaz Syiah Ahlulbait pun tidak menunjukkan pengkafiran atau pernyataan sesat.  Isinya pun bukanlah permintaan untuk berpindah mazhab (sebagaimana yang diklaim situs tersebut). Tapi lagi-lagi Habib Umar (semoga Allah menjaganya) menegaskan pentingnya menjaga umat muslim dari usaha-usaha yang mengeluarkan mereka dari agama Islam, fitnah, adu domba, perpecahan yang telah sampai ke kaum Alawiyin.

Sebagai penutup adalah jelas bahwa seseorang memang berhak untuk pindah ke mazhab manapun yang sesuai dengan Alquran dan sunah, tapi persatuan tidak mengharuskan seseorang untuk pindah mazhab. Apa yang terjadi bukanlah bukti kemenangan mazhab tertentu, tapi ini adalah bukti kemenangan Islam. Wallahualam.

وقل جاء الحق وزهق الباطل إن الباطل كان زهوقا

“Dan katakanlah: ‘Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap.’ Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.” (QS. Al-Isrâ: 81)

http://ejajufri.wordpress.com/2010/02/02/grup-anti-syiah-facebook-berubah-menjadi-persatuan-islam/

Beri Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s